Panduan bikin workflow n8n untuk pembayaran QRIS — dari trigger WA order sampai konfirmasi pembayaran otomatis. Pelanggan pesan lewat WA → bot kirim link pembayaran QRIS → webhook Midtrans konfirmasi pembayaran → update status di Google Sheets → kirim notifikasi ke pelanggan. Total setup: 1–2 jam. Cocok buat UMKM yang pengen full auto dari order sampai bayar.
Bayangin: pelanggan WA “mau beli 2 kaos hitam 150rb” → 5 detik kemudian dapat balasan link QRIS → bayar scan → spreadsheet otomatis update status “LUNAS” → pelanggan dapat notifikasi “pembayaran diterima, pesanan diproses.” Semua tanpa admin sentuh.
Ini bukan futuristik — bisa kamu buat dalam 1–2 jam dengan n8n, Midtrans, dan WhatsApp Gateway.
Yang kamu butuhin:
– n8n (self-hosted atau cloud)
– Akun Midtrans (gratis daftar, fee per transaksi ~1.5–2.5%)
– WhatsApp Gateway (pakai Meta Cloud API atau Twilio)
– Google Sheets buat tracking order
Biaya operasional: Rp200–500rb/bulan (server + API). Bandingin sama admin yang handle pembayaran manual Rp3–5jt/bulan.
Cara Kerja Sistem
(Lihat diagram alur workflow di bawah)
Step-by-Step
Step 1: Siapkan Infrastructure
– n8n self-hosted di VPS (min 1GB RAM, Rp100–200rb/bulan)
– Install PM2 biar auto-restart kalau crash
– Domain/subdomain buat webhook callback (misal: webhook.bisnis-kamu.com)
Step 2: Setup Midtrans
1. Daftar di Midtrans (pilih “Irisan” buat umkm atau “Snap” buat kustom)
2. Dapatkan Server Key dan Client Key dari dashboard
3. Set webhook URL di setting Midtrans → Payment Notification → arahin ke n8n webhook
Step 3: Buat Workflow n8n — Order Masuk
1. Trigger Webhook — endpoint /order-masuk (POST)
2. Parse order — pake Code node atau AI parsing (format: nama, produk, jumlah, alamat)
3. Validasi input — cek nama, produk, jumlah, alamat gak kosong
4. Buat invoice Midtrans — pake HTTP Request node:
– Method: POST
– URL: https://app.sandbox.midtrans.com/snap/v1/transactions
– Auth: Basic auth (Server Key:)
– Body: {"transaction_details":{"order_id":"ORDER-{timestamp}","gross_amount":{total}},"customer_details":{"first_name":"{nama}","phone":"{nowa}"},"item_details":[{"name":"{produk}","quantity":{jumlah},"price":{harga}}]}
Step 4: Kirim Link QRIS ke WA
Dari response Midtrans, ambil redirect_url — itu link pembayaran QRIS-nya.
Tambahkan “WhatsApp” node (atau HTTP Request ke Meta Cloud API):
Halo {nama}, pesananmu udah masuk!
Detail Pesanan:
- Produk: {produk} x {jumlah}
- Total: Rp{total}
Klik link berikut buat bayar:
{redirect_url}
Scan QRIS atau klik link di atas. Pembayaran otomatis terverifikasi.
Step 5: Webhook Konfirmasi Pembayaran
Ini kunci sistemnya — Midtrans bakal kirim notifikasi POST ke URL yang udah di-set:
1. Webhook node — endpoint /midtrans-notif
2. Verify signature — Midtrans signature = SHA512(order_id+status_code+gross_amount+ServerKey)
3. Cocokin — kalau transaction_status = "settlement" atau "capture":
– Update row di Google Sheets → status “LUNAS”
– Kirim WA ke pelanggan: “Pembayaran diterima! Pesananmu segera diproses.”
4. Kalau gagal (deny, expire):
– Update status “GAGAL”
– Kirim WA: “Pembayaran belum diterima. Klik link berikut buat bayar ulang: {link}”
Step 6: Google Sheets Tracking
Buat spreadsheet dengan kolom:
– Timestamp | Nama | No. WA | Produk | Jumlah | Total | Status | Order ID | Invoice Link
Setiap order baru → append row dengan status “MENUNGGU”
Setiap notif pembayaran → update status “LUNAS” atau “GAGAL”
Kalau kamu belum familiar dengan integrasi dasar, tutorial integrasi WA + Google Sheets ini bisa jadi pondasi sebelum nambah payment.
Cara Test Workflow
1. Mode Sandbox — Midtrans punya environment test. Kartu uji: 4811 1111 1111 1114, CVV 123, expired date bulan depan mana aja.
2. Manual trigger — kirim format order dari WA dummy ke webhook
3. Verifikasi — cek Google Sheets muncul row baru, WA kebales link, setelah bayar pake kartu uji status berubah jadi LUNAS
Kalau semua lancar di sandbox, tinggal ganti endpoint Midtrans dari app.sandbox.midtrans.com → app.midtrans.com
Estimasi Biaya
| Komponen | Biaya/bulan |
|---|---|
| VPS (self-hosted n8n) | Rp100–200rb |
| WhatsApp API | Rp0–200rb |
| Midtrans fee | 1.5–2.5%/transaksi |
| Total (tidak termasuk pajak) | Rp300–700rb |
Bandingkan dengan biaya admin Rp3–5jt/bulan + human error cost.
Fitur Lanjutan (Kalau Udah Jalan)
– Reminder otomatis — kalau status masih “MENUNGGU” >30 menit, kirim WA pengingat
– Diskon & promo — tambah validasi kode promo di workflow
– Receipt otomatis — setelah LUNAS, kirim detail pesanan + estimasi pengiriman
– Dashboard realtime — Google Sheets + Data Studio buat laporan penjualan harian
Ini tinggal nambah trigger Schedule + beberapa IF node. Modular.
Troubleshooting Umum
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Midtrans callback gak masuk | Webhook URL salah / firewall | Cek setting Midtrans dashboard, pastikan n8n bisa diakses publik |
| Signature verification fail | Server Key beda / param salah | Hash pakai SHA512 lowercase |
| QRIS gak muncul | Mode sandbox vs production | Pastikan pake endpoint yang sesuai |
| WA gak kebales | Rate limit / token expired | Rotate token, cek WhatsApp API dashboard |
Disclaimer
Informasi ini bersifat edukatif. Biaya dan fee Midtrans bisa berubah. Selalu uji coba di sandbox sebelum production. Integrasi pembayaran menyangkut data sensitif — pastikan server aman (HTTPS, environment variables, firewall).
Referensi
– Midtrans Documentation — Payment API Reference
– n8n Documentation
– Meta WhatsApp Cloud API Documentation
– n8n x Midtrans Integration Example
Artikel telah diupdate pada 07/07/2026 untuk memastikan artikel tetap sesuai kondisi terkini.









Tinggalkan Balasan