{"id":700,"date":"2026-07-30T07:57:01","date_gmt":"2026-07-30T00:57:01","guid":{"rendered":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/?p=700"},"modified":"2026-10-27T20:09:26","modified_gmt":"2026-10-27T13:09:26","slug":"cara-bikin-api-key-google-ai-studio-connect-ke-ai-agent-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/tutorial\/cara-bikin-api-key-google-ai-studio-connect-ke-ai-agent-2026\/","title":{"rendered":"Cara Bikin API Key Google AI Studio + Connect ke AI Agent (2026)"},"content":{"rendered":"<p>tl;dr: Bikin API key Google AI Studio itu gratis dan cuma butuh 5 menit (pemakaian API-nya sendiri gratis sampai batas free tier, lewat itu berbayar) \u2014 masuk ke aistudio.google.com pakai akun Google, klik &#8220;Get API key&#8221;, buat key baru, copy, simpan aman. Setelah itu key-nya bisa dipakai buat nyambungin model Gemini ke AI agent kamu (OpenClaw, n8n, atau kode sendiri). Panduan berikut menjalankan langkah demi langkah + cara connect ke agent + hal keamanan yang gak boleh dilewat.<\/p>\n<p>Kamu mau bikin AI agent yang pakai Gemini \u2014 entah buat auto-balas WhatsApp, ringkas dokumen, atau otomasi kerjaan \u2014 tapi mentok di langkah pertama: &#8220;API key-nya dapet dari mana?&#8221; Tenang, ini bagian paling gampang dari seluruh proses. Google AI Studio ngasih API key gratis buat akses model Gemini, dan bikinnya gak sampai 5 menit.<\/p>\n<p>Panduan ini nunjukin cara dapetin API key-nya, terus gimana nyolokin key itu ke AI agent biar beneran kepakai. Kalau kamu udah pernah setting akses OpenClaw ke Google Drive lewat <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/tutorial\/tutorial-cara-kasih-akses-openclaw-biar-bisa-baca-tulis-google-drive-docs-dan-sheets-2026\/\">tutorial akses Google Drive kami<\/a>, alurnya mirip \u2014 cuma ini lebih simpel karena gak perlu OAuth ribet.<\/p>\n<h2>Cara Bikin API Key Google AI Studio (Ringkasan 5 Langkah)<\/h2>\n<p>API key Google AI Studio (sering dicari sebagai &#8220;aistudio api key&#8221;) dibuat gratis di aistudio.google.com lewat halaman API Keys, lalu dipasang ke agent sebagai environment variable <code>GEMINI_API_KEY<\/code>. Urutan singkatnya:<\/p>\n<ol>\n<li>Buka <strong>aistudio.google.com<\/strong> dan login dengan akun Google.<\/li>\n<li>Masuk ke halaman <strong>API Keys<\/strong> di dashboard (menu &#8220;Get API key&#8221;).<\/li>\n<li>Klik <strong>Create API key<\/strong>, lalu pilih atau buat Google Cloud project.<\/li>\n<li>Copy key dan simpan di password manager atau environment variable, jangan di kode.<\/li>\n<li>Tempel key ke field Gemini di OpenClaw\/n8n, atau baca dari <code>GEMINI_API_KEY<\/code> di kode sendiri.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kalau tombol Create API key tidak aktif dan muncul pesan &#8220;You do not have permission to create a key in this project&#8221;, akunmu belum punya izin IAM di project itu, menurut <a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/api-key\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\">dokumentasi API key Gemini<\/a>. Minta admin project memberi role seperti Project Editor, atau buat project baru milikmu sendiri. Penjelasan tiap langkah ada di bawah.<\/p>\n<h2>Bedanya API key sama OAuth<\/h2>\n<p>Biar gak bingung: kalau di tutorial akses Google Drive kamu butuh OAuth (karena mau akses data pribadimu \u2014 file, dokumen), untuk pakai model Gemini kamu cukup <strong>API key<\/strong>. API key itu semacam &#8220;kata sandi&#8221; yang ngasih akses ke layanan model AI, tanpa perlu izin akses data akunmu. Lebih sederhana, lebih cepat.<\/p>\n<h2>Yang kamu butuhin<\/h2>\n<ul>\n<li>Akun Google (Gmail biasa cukup).<\/li>\n<li>Akses ke <a href=\"https:\/\/aistudio.google.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Google AI Studio<\/a> (aistudio.google.com).<\/li>\n<li>Gratis \u2014 gak perlu kartu kredit buat tier gratis. Ada kuota RPM\/RPD yang cukup buat testing &amp; proyek kecil. Model tertentu dan limit yang lebih tinggi butuh paid tier.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Langkah 1: Masuk ke Google AI Studio<\/h2>\n<ol>\n<li>Buka <a href=\"https:\/\/aistudio.google.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">aistudio.google.com<\/a>.<\/li>\n<li>Login pakai akun Google kamu.<\/li>\n<li>Pertama kali masuk, biasanya ada persetujuan Terms of Service \u2014 centang dan lanjut.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Google AI Studio ini beda dari Google Cloud Console yang lebih rumit. AI Studio dirancang khusus buat developer yang mau cepat pakai Gemini \u2014 antarmukanya simpel.<\/p>\n<h2>Langkah 2: Buka menu &#8220;Get API Key&#8221;<\/h2>\n<ol>\n<li>Di dashboard AI Studio, cari tombol atau menu <strong>&#8220;Get API key&#8221;<\/strong> (biasanya di kiri atau pojok kanan atas).<\/li>\n<li>Klik, kamu bakal dibawa ke halaman kelola API key.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Catatan: nama menu di AI Studio kadang berubah posisi seiring update tampilan. Kalau gak nemu persis &#8220;Get API key&#8221;, cari yang serupa seperti &#8220;API keys&#8221; atau ikon kunci.<\/p>\n<h2>Langkah 3: Buat API key baru<\/h2>\n<ol>\n<li>Klik <strong>&#8220;Create API key&#8221;<\/strong>.<\/li>\n<li>Google mungkin minta kamu pilih atau bikin project (kalau muncul, pilih project baru atau existing \u2014 buat pemula, project default aja cukup).<\/li>\n<li>Key baru langsung ke-generate \u2014 berupa string panjang acak (misal <code>AIzaSy...<\/code>).<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Langkah 4: Copy dan simpan key dengan aman<\/h2>\n<ol>\n<li>Klik ikon copy di sebelah key.<\/li>\n<li>Simpan di tempat aman \u2014 password manager, atau file yang gak ke-share.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>PENTING:<\/strong> perlakukan API key kayak password. Siapa pun yang punya key-mu bisa pakai kuota (dan kalau kamu aktifin billing, bisa numpang biaya). Jangan pernah tempel key langsung di kode yang di-upload ke GitHub publik, atau kirim di chat\/screenshot.<\/p>\n<div style=\"background:#fef2f2;border-left:4px solid #dc2626;padding:1em 1.2em;margin:1.5em 0;border-radius:4px\">\n<p style=\"text-transform:uppercase;font-size:0.8em;font-weight:700;letter-spacing:0.05em;color:#dc2626;margin:0 0 0.5em\">Catatan Keamanan: Auth Key vs Standard Key<\/p>\n<p style=\"margin:0 0 0.6em\">Gemini API sedang bertransisi dari standard API key ke auth key. Mulai 28 Mei 2026, semua API key baru yang dibuat di Google AI Studio otomatis jadi auth key, menurut <a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/api-key\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\">dokumentasi resmi Gemini API<\/a>. Gemini API juga menolak request dari standard key lama yang tidak dibatasi (unrestricted) sama sekali \u2014 standard key yang sudah diberi restriction tetap jalan.<\/p>\n<p style=\"margin:0\">Mulai 7 Mei 2026, standard key lama yang tidak dibatasi dan lama tidak dipakai juga diblokir otomatis dan muncul label &#8220;Blocked&#8221; di AI Studio. Kalau key lamamu ditolak, jangan langsung curiga kuota habis \u2014 cek dulu jenis key dan status blokirnya di halaman API keys AI Studio.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"background:#f0f9ff;border-left:4px solid #0284c7;padding:16px 20px;margin:24px 0;border-radius:0 6px 6px 0\">\n<p style=\"margin:0 0 8px;font-size:12px;font-weight:700;letter-spacing:0.05em;text-transform:uppercase;color:#0284c7\">\ud83d\udca1 KEY TAKEAWAY<\/p>\n<ul style=\"margin:0;padding-left:1.2em;font-size:15px;line-height:1.6;color:#0c4a6e\">\n<li style=\"margin-bottom:6px\"><strong>Key baru = auth key:<\/strong> sejak 28 Mei 2026, key yang dibuat di AI Studio otomatis berjenis auth key.<\/li>\n<li style=\"margin-bottom:0\"><strong>Key ditolak belum tentu kuota habis:<\/strong> cek dulu jenis key dan label Blocked di halaman API Keys.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2>Langkah 5: Connect API key ke AI agent<\/h2>\n<p>Nah, key-nya udah ada \u2014 sekarang gimana dipakai? Tergantung platform agent kamu:<\/p>\n<h3>Kalau pakai OpenClaw \/ n8n (no-code)<\/h3>\n<p>Di platform no-code, biasanya ada field khusus buat masukin API key. Cari node\/integrasi &#8220;Google Gemini&#8221; atau &#8220;Google AI&#8221;, tempel API key-mu di field yang disediakan, pilih model (misal Gemini Flash buat cepat &amp; murah, atau Pro buat tugas kompleks). Agent langsung bisa manggil Gemini.<\/p>\n<h3>Kalau pakai kode sendiri (Python\/Node.js)<\/h3>\n<p>Simpan key di <strong>environment variable<\/strong> (bukan hardcode di kode). Google mendukung dua nama variabel: <code>GEMINI_API_KEY<\/code> atau <code>GOOGLE_API_KEY<\/code> \u2014 client library resmi mendeteksi otomatis keduanya, dan kalau dua-duanya diset, <code>GOOGLE_API_KEY<\/code> yang dipakai lebih dulu, menurut <a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/api-key\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\">dokumentasi Gemini API<\/a>. Google punya SDK resmi (library) buat Python dan JavaScript yang tinggal dipasang \u2014 kamu kasih key, pilih model, kirim prompt.<\/p>\n<p><strong>Jangan pernah taruh API key di sisi client (frontend web atau aplikasi mobile).<\/strong> Google menegaskan key yang ter-compile di kode client-side bisa diekstrak pengguna. Kalau agent-mu punya antarmuka web atau mobile, jalankan backend proxy server yang menyimpan key, lalu aplikasi client memanggil proxy itu, bukan API Gemini langsung.<\/p>\n<p>Prinsipnya sama di mana pun: <strong>key masuk lewat konfigurasi\/environment, bukan ditulis mentah di dalam logika program.<\/strong> Ini yang bikin key-mu aman dari kebocoran.<\/p>\n<h2>Soal kuota dan billing<\/h2>\n<p>Tier gratis Google AI Studio punya tiga batas rate limit sekaligus: <strong>RPM<\/strong> (requests per minute), <strong>TPM<\/strong> (tokens per minute), dan <strong>RPD<\/strong> (requests per day) \u2014 menurut <a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/rate-limits\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\">dokumentasi rate limit Gemini API<\/a>. Melebihi salah satu dari tiga batas itu langsung memicu error, meski dua batas lainnya belum habis. Penting: limit ini dihitung <strong>per Google Cloud project, bukan per API key<\/strong>, jadi bikin beberapa key dari project yang sama tetap berbagi kuota yang sama. Detail angka RPM\/RPD tiap model dan tiap tier kami bahas terpisah di <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/tutorial\/google-ai-studio-api-key-cara-bikin-limit-gratis-connect-ke-tool-2026\/\">panduan limit gratis Google AI Studio<\/a>.<\/p>\n<p>Biaya bikin API key dan biaya memanggil API itu dua hal berbeda. Bikin key selalu gratis. Kalau agent kamu udah dipakai serius (volume tinggi, produksi) dan butuh limit lebih tinggi, naik ke paid tier dilakukan langsung di AI Studio: hubungkan billing account, lalu prepay minimal $5 untuk mengisi kredit akun, menurut <a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/billing\" rel=\"noopener nofollow\" target=\"_blank\">dokumentasi billing Gemini API<\/a>. Buat mulai, tier gratis lebih dari cukup \u2014 jangan setup billing sampai kamu beneran kena limit.<\/p>\n<p>Kalau kamu khawatir biaya API membengkak pas agent jalan terus, konsep ngatur biaya token kami bahas di <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/karyawan-ai\/kalkulator-biaya-operasional-ai-agent-simulasi-token-api-vs-gaji-cs-2026\/\">artikel kalkulator biaya operasional AI agent<\/a>.<\/p>\n<div style=\"background:#f0f9ff;border-left:4px solid #0284c7;padding:1em 1.2em;margin:1.5em 0;border-radius:4px\">\n<p style=\"text-transform:uppercase;font-size:0.8em;font-weight:700;letter-spacing:0.05em;color:#0284c7;margin:0 0 0.5em\">\ud83d\udca1 Key Takeaway<\/p>\n<ul style=\"margin:0;padding-left:1.2em\">\n<li>API key Google AI Studio dibuat gratis dan langsung aktif, tapi kunci itu baru pintu masuk \u2014 nilainya muncul setelah tersambung ke agen yang mengerjakan tugas nyata.<\/li>\n<li>Simpan kunci di password manager atau environment variable, jangan ditulis langsung di dalam kode atau dibagikan lewat chat.<\/li>\n<li>Pahami batas kuota harian dan skema billing sebelum memakai model berbayar, karena agen yang berjalan terus-menerus bisa menaikkan tagihan tanpa disadari.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2>Dapet API key itu langkah 1, bukan tujuan akhir<\/h2>\n<p>Komunitech membangun AI Agent di atas framework OpenClaw supaya kunci seperti ini langsung terpakai untuk menjalankan pekerjaan harian, bukan berhenti sebagai kredensial yang tersimpan tanpa dipakai.<\/p>\n<p>Punya API key baru pintu masuk. Yang bikin bisnismu jalan adalah <strong>agent yang pakai key itu buat ngerjain tugas nyata<\/strong> \u2014 balas customer, rekap data, otomasi workflow. Bikin key gampang; merancang agent yang beneran berguna itu skill tersendiri. Kalau kamu mau belajar bikin AI agent dari nol sampai deploy dengan pendampingan, konsepnya kami ajarin langkah demi langkah di <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/implementasi\/cara-membuat-karyawan-ai-untuk-bisnis-langkah-demi-langkah-2026\/\">panduan implementasi Karyawan AI untuk tim<\/a>.<\/p>\n<h2>Ke Mana Setelah Punya API Key?<\/h2>\n<p>Kalau agent yang kamu bangun perlu ngobrol lewat workflow automation, langkah connect API key-nya persis dibahas di <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/ai-agent\/cara-menghubungkan-chatgpt-claude-ke-n8n-tutorial-integrasi-api-2026\/\">panduan menghubungkan ChatGPT\/Claude ke n8n<\/a>. Kalau kamu justru butuh satu API key buat akses banyak model sekaligus (bukan cuma Gemini), bandingkan dulu dengan <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/tutorial\/cara-membuat-memakai-api-key-openrouter-panduan-2026\/\">cara bikin API key OpenRouter<\/a> dan <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/riset\/openrouter-vs-9router-panduan-memilih-ai-gateway-router-2026\/\">bedanya OpenRouter vs 9Router sebagai AI gateway<\/a>. Dan kalau agent-mu bakal dijalankan di server sendiri, bukan cuma lokal, setup awalnya kami bahas di <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/tutorial\/cara-install-9router-di-vps-dengan-docker-panduan-lengkap-2026\/\">cara install 9Router di VPS pakai Docker<\/a>.<\/p>\n<h2>Metodologi &amp; Sumber<\/h2>\n<p>Langkah-langkah pada panduan ini diverifikasi langsung dari antarmuka Google AI Studio per akhir Agustus 2026, bukan disalin dari dokumentasi pihak ketiga. Perbedaan API key dan OAuth mengacu pada dokumentasi resmi Google Cloud, sedangkan detail kuota dan billing diambil dari halaman pricing Google AI Studio yang berlaku saat panduan ditulis.<\/p>\n<p>Karena antarmuka dan kebijakan kuota bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan, langkah spesifik seperti posisi tombol atau nama menu berpotensi bergeser. Kalau ada langkah yang tidak sesuai dengan tampilan terbaru, itu tanda dokumentasi resmi Google sudah diperbarui \u2014 bukan tanda panduan ini salah sejak awal.<\/p>\n<p>Kalau kamu belum paham apa sebenarnya API key dan bedanya dengan password, mulai dari <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/implementasi\/mengenal-google-api-key-fungsi-cara-kerja-dan-bedanya-dengan-password-2026\/\">mengenal Google API key<\/a>.<\/p>\n<h2>Pertanyaan yang Sering Ditanya<\/h2>\n<h3>Apakah API key Google AI Studio gratis?<\/h3>\n<p>Membuat API key di Google AI Studio gratis dan tidak perlu kartu kredit. Pemakaian API-nya gratis selama masih di free tier, dengan batas RPM, TPM, dan RPD per project, dan tidak semua model tersedia di free tier. Kalau butuh volume lebih besar untuk produksi, naik ke paid tier lewat AI Studio dengan menghubungkan billing account dan prepay minimal $5.<\/p>\n<h3>Apa bedanya API key sama OAuth untuk akses Google?<\/h3>\n<p>API key dipakai untuk mengakses layanan model AI seperti Gemini \u2014 ibarat kata sandi ke layanannya, tanpa akses ke data akun pribadimu. OAuth dipakai kalau agent perlu akses data pribadimu seperti Google Drive, Docs, atau Gmail. Untuk sekadar memanggil model Gemini, cukup API key yang lebih sederhana.<\/p>\n<h3>Di mana tempat paling aman menyimpan API key?<\/h3>\n<p>Untuk pemakaian pribadi, simpan di password manager atau environment variable server. Untuk produksi, pakai secret management seperti secret manager di layanan cloud kamu. Jangan hardcode key di kode program, jangan upload ke repository publik seperti GitHub, jangan tulis di log, dan jangan taruh di frontend web atau aplikasi mobile karena bisa diekstrak pengguna. Perlakukan API key seperti password \u2014 siapa pun yang memilikinya bisa memakai kuotamu.<\/p>\n<h3>Bisa pakai satu API key untuk beberapa agent?<\/h3>\n<p>Bisa, dan kalau key-key itu berasal dari Google Cloud project yang sama, semuanya tetap berbagi kuota RPM\/TPM\/RPD yang sama karena rate limit dihitung per project, bukan per key. Buat key terpisah tetap berguna untuk satu alasan: kalau salah satu key bocor, kamu bisa mencabut key itu saja tanpa mematikan agent lain yang pakai key berbeda. Tapi itu bukan cara menambah kuota.<\/p>\n<h3>Kenapa API key saya tidak berfungsi saat connect ke agent?<\/h3>\n<p>Cek berurutan. Pertama, pastikan key benar-benar auth key atau standard key yang sudah diberi restriction \u2014 Gemini API menolak standard key lama yang tidak dibatasi. Kedua, cek apakah key berlabel &#8220;Blocked&#8221; di AI Studio; key lama yang lama tidak dipakai bisa diblokir otomatis. Ketiga, pastikan Generative Language API aktif di project terkait. Setelah tiga hal itu beres, baru cek penyebab lain: key salah copy (ada spasi terbawa), model yang dipilih tidak tersedia di tier gratis, atau kuota RPM\/TPM\/RPD sudah habis. API authentication error (key ditolak) dan error kuota (limit habis) adalah dua masalah berbeda \u2014 jangan langsung asumsikan kuota habis kalau belum cek jenis dan status key-nya.<\/p>\n<h3>Apakah API key Google AI Studio sama dengan langganan Google AI Pro?<\/h3>\n<p>Beda. API key Google AI Studio dipakai aplikasi atau agent untuk memanggil Gemini API secara terprogram, ditagih terpisah berdasarkan pemakaian API. Google AI Pro adalah langganan konsumen (lewat Google One) yang memberi akses lebih luas ke aplikasi Gemini, Gemini di Gmail\/Docs, dan penyimpanan cloud \u2014 bukan API key untuk membangun agent. Halaman paket Google One memang mencantumkan beberapa benefit developer untuk pelanggan AI Pro, seperti akses lebih luas di Google AI Studio dan kredit Google Cloud bulanan dari Google Developer Program, tapi langganan itu bukan pengganti billing Gemini API untuk agent produksi. Sebaliknya, API key tidak memberi akses ke fitur konsumen Google AI Pro. Detail paket dan harga Google AI Pro di Indonesia kami bahas di <a href=\"https:\/\/komunitech.com\/blog\/riset\/jasa-jual-google-ai-pro-18-bulan-murah-2026\/\">artikel Google AI Pro<\/a>.<\/p>\n<hr>\n<p><em>Disclaimer: Panduan ini bersifat edukasi. Tampilan Google AI Studio dan detail kuota\/billing bisa berubah sewaktu-waktu \u2014 verifikasi langkah terkini di situs resmi Google AI Studio (aistudio.google.com) sebelum implementasi.<\/em><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/aistudio.google.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Google AI Studio<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Google AI for Developers (Gemini API)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/api-key\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Gemini API \u2014 API key types: standard vs authorization<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/rate-limits\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Gemini API \u2014 Rate limits<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/ai.google.dev\/gemini-api\/docs\/billing\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Gemini API \u2014 Billing<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>tl;dr: Bikin API key Google AI Studio itu gratis dan cuma butuh 5 menit (pemakaian API-nya sendiri gratis sampai batas free tier, lewat itu berbayar) \u2014 masuk ke aistudio.google.com pakai akun Google, klik &#8220;Get API key&#8221;, buat key baru, copy, simpan aman. Setelah itu key-nya bisa dipakai buat nyambungin model Gemini ke AI agent kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":704,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[75],"tags":[],"class_list":["post-700","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=700"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/700\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2611,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/700\/revisions\/2611"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/komunitech.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}