TL;DR: Connect 9Router ke OpenClaw ada dua cara. Tercepat: buka Dashboard 9Router → CLI Tools → OpenClaw → Select Model → Apply. Cara manual: edit ~/.openclaw/openclaw.json, tambahkan provider 9router dengan baseUrl: "http://127.0.0.1:20128/v1" dan apiKey dari dashboard 9Router, lalu set agents.defaults.model.primary ke model combo atau model 9Router yang kamu mau pakai — menurut README resmi 9Router dan dokumentasi OpenClaw versi 2026.9.6 (dicek 9 Oktober 2026). Setelah openclaw.json disimpan, OpenClaw menerapkan perubahan model otomatis tanpa restart Gateway.
💡 KEY TAKEAWAY
- Pakai 127.0.0.1, bukan localhost: README 9Router eksplisit bilang ini buat menghindari masalah resolusi IPv6 di OpenClaw.
- Dua cara setup: lewat Dashboard (sekali klik) atau edit
openclaw.jsonmanual (lebih bisa diatur). - Kiro gratis ada batasnya: ~50 kredit/bulan, bukan unlimited.
- Satu VPS, dua container: kalau 9Router dan OpenClaw sama-sama jalan di Docker,
127.0.0.1gak otomatis nyambung ke container sebelah.
Kamu udah install 9Router dan jalan lancar, tapi pas masuk ke pengaturan OpenClaw bingung field mana yang harus diisi apa. Jawaban singkatnya: OpenClaw dihubungkan ke 9Router lewat provider kustom bertipe openai-completions, dengan base URL http://127.0.0.1:20128/v1 dan API key yang kamu ambil dari dashboard 9Router — sumbernya README resmi 9Router (bagian “OpenClaw”) yang strukturnya cocok dengan skema models.providers di dokumentasi OpenClaw versi 2026.9.6. Dua opsi di bawah membahas cara paling cepat dan cara manual kalau kamu mau kontrol penuh soal nama model dan urutan fallback-nya.
Prasyarat Sebelum Connect 9Router ke OpenClaw
Ada tiga hal yang harus sudah beres duluan. Pertama, 9Router harus sudah terpasang dan jalan — kalau belum, ikuti dulu panduan lengkap cara install 9Router di VPS dengan Docker, yang juga membahas cara amankan port 20128 dari akses publik.
Kedua, OpenClaw sendiri harus sudah terinstal dan bisa jalan sebagai Gateway. Kalau OpenClaw-nya belum ada di server yang sama, langkah instalasinya dibahas di cara install & setup OpenClaw self-hosted.
Ketiga, kamu sudah punya minimal satu provider aktif di Dashboard 9Router (menu Providers) — misalnya Kiro AI atau OpenCode Free yang disebut di Quick Start README 9Router — sumber: README resmi 9Router. Tanpa provider aktif, OpenClaw tetap bisa connect ke endpoint 9Router, tapi setiap request model akan gagal karena tidak ada upstream yang menjawab.
Opsi 1: Connect Lewat Dashboard 9Router (Paling Cepat)
README resmi 9Router menyebut ini sebagai cara yang direkomendasikan. Langkahnya cuma empat klik: buka Dashboard 9Router, masuk ke menu CLI Tools, pilih OpenClaw, lalu Select Model dan klik Apply. README tidak merinci isi yang ditulis Dashboard, jadi setelah klik Apply tetap buka ~/.openclaw/openclaw.json dan cocokkan dengan struktur di Opsi 2 supaya kamu tahu model mana yang aktif.
Cara ini paling pas kalau kamu cuma mau pakai satu model dari 9Router dan gak butuh atur detail seperti nama alias model atau batas token. Kalau kamu butuh itu, lanjut ke Opsi 2.
Opsi 2: Edit openclaw.json Manual
[FAKTA] Struktur provider kustom OpenClaw diatur lewat key models.providers di ~/.openclaw/openclaw.json — tiap provider butuh baseUrl, apiKey, api (adapter request, default openai-completions kalau baseUrl diisi tanpa api), dan daftar models[] — sumber: dokumentasi OpenClaw, Configuration — custom providers and base URLs. Skema ini persis sama dengan contoh config OpenClaw di README 9Router, jadi gak ada perbedaan yang perlu disesuaikan antara kedua sumber per 9 Oktober 2026.
Tambahkan blok berikut ke ~/.openclaw/openclaw.json kamu (gabungkan dengan isi yang sudah ada, jangan timpa seluruh file):
{
"agents": {
"defaults": {
"model": {
"primary": "9router/kr/claude-sonnet-4.5"
}
}
},
"models": {
"providers": {
"9router": {
"baseUrl": "http://127.0.0.1:20128/v1",
"apiKey": "<API_KEY_DARI_DASHBOARD_9ROUTER>",
"api": "openai-completions",
"models": [
{
"id": "kr/claude-sonnet-4.5",
"name": "Claude Sonnet 4.5 (Kiro Free)"
}
]
}
}
}
}
Ganti <API_KEY_DARI_DASHBOARD_9ROUTER> dengan API key asli yang kamu copy dari Dashboard 9Router — bukan diketik literal seperti contoh di atas. Kalau kamu lebih suka gak menaruh key langsung di file config, dokumentasi OpenClaw juga mendukung substitusi variabel lingkungan dengan sintaks ${NAMA_VAR} di value string mana pun, termasuk apiKey — sumber: dokumentasi OpenClaw, Environment variables.
id di dalam models[] harus persis sama dengan ID model yang dikenali 9Router (misalnya kr/claude-sonnet-4.5, kr/glm-5, atau kr/MiniMax-M2.5), dan agents.defaults.model.primary ditulis dengan format 9router/<id-model> — nama provider diikuti ID model, dipisah garis miring, sesuai pola referensi model yang dipakai OpenClaw untuk semua provider kustom.
Catatan README yang wajib diikuti: “OpenClaw only works with local 9Router. Use 127.0.0.1 instead of localhost to avoid IPv6 resolution issues” (README resmi 9Router). Penjelasannya: di banyak sistem, localhost bisa ter-resolve ke alamat IPv6 ::1 lebih dulu, dan kalau 9Router tidak menerima koneksi di alamat IPv6 itu, request gagal walau 9Router sudah jalan normal. Menulis 127.0.0.1 langsung memaksa jalur IPv4.
Verifikasi Koneksi Sudah Jalan
Setelah file disimpan, OpenClaw menerapkan perubahan pada kategori agents dan models secara otomatis tanpa perlu restart Gateway manual — sumber: dokumentasi OpenClaw, Config hot reload. Untuk mastiin provider 9router sudah kebaca, jalankan openclaw models list di terminal dan cek apakah model 9router/kr/claude-sonnet-4.5 muncul di daftar, atau openclaw models status buat lihat model aktif saat ini.
Kalau model gak muncul, cek dua hal paling umum: 9Router-nya beneran masih jalan (buka http://127.0.0.1:20128 di browser, harus muncul dashboard), dan format JSON di openclaw.json gak ada koma atau kurung yang kelewat — satu karakter salah di JSON bikin seluruh provider gagal terbaca.
Kalau 9Router dan OpenClaw Sama-Sama di VPS (Docker)
[ANALISIS KOMUNITECH] Skenario ini sering kejadian kalau kamu sudah mengikuti panduan install 9Router di VPS dengan Docker, lalu OpenClaw-nya juga dijalankan sebagai container terpisah di VPS yang sama. Masalahnya: 127.0.0.1 di dalam container OpenClaw menunjuk ke container OpenClaw itu sendiri, bukan ke container tempat 9Router jalan — walau dua-duanya ada di satu VPS fisik yang sama.
[FAKTA] Dokumentasi Docker resmi 9Router (DOCKER.md) membahas pola jaringan yang sama untuk kasus serupa — menyambungkan 9Router ke proxy Headroom yang berjalan di host: pakai host.docker.internal di macOS/Windows, atau tambahkan --add-host=host.docker.internal:host-gateway (CLI) / entri extra_hosts yang setara (Docker Compose) di Linux — sumber: 9Router — dokumentasi Docker resmi. [ANALISIS KOMUNITECH] Prinsip jaringan Docker yang sama berlaku buat arah sebaliknya: kalau OpenClaw di container perlu menjangkau 9Router yang jalan di host VPS, ganti baseUrl jadi http://host.docker.internal:20128/v1 dan pastikan container OpenClaw dijalankan dengan flag --add-host=host.docker.internal:host-gateway (di VPS Linux). Ini bukan instruksi langsung dari README 9Router untuk kombinasi OpenClaw, melainkan penerapan mekanisme jaringan Docker yang sama ke kasus kamu — uji koneksinya setelah diganti, jangan asumsikan langsung jalan.
Pakai Gratis di WhatsApp/Telegram Lewat Kiro: Batas yang Perlu Kamu Tahu
README 9Router punya contoh kasus “I want FREE AI in OpenClaw” dengan combo bernama openclaw-free: kr/claude-sonnet-4.5 sebagai model utama, lalu kr/glm-5 dan kr/MiniMax-M2.5 sebagai cadangan, diakses lewat WhatsApp, Telegram, Slack, Discord, dan kanal messaging lain yang didukung OpenClaw, dengan biaya bulanan $0 (README resmi 9Router). Komunitech mengajarkan cara membangun AI Agent pakai OpenClaw, dan pilihan model di belakang agent itu — termasuk lewat 9Router — yang paling menentukan biaya operasional agent per bulan.
Yang perlu kamu ingat: $0 itu bukan berarti tanpa batas. Kiro AI pindah ke model berbayar sejak September 2025, dan tingkat gratisnya sekarang dibatasi sekitar 50 kredit per bulan (README resmi 9Router, per Oktober 2026). Untuk bot WhatsApp yang menjawab puluhan chat per hari, jatah sekecil itu bisa habis jauh sebelum akhir bulan. Urutan cadangan lewat Combo sudah dibahas di tutorial cara atur fallback model AI di 9Router, jadi di sini cukup satu prinsip: jangan gantungkan agent produksi ke satu model gratis.
Catatan keamanan: versi 9Router sampai 0.4.41 punya celah kebocoran API key tanpa autentikasi — sumber: GitHub Security Advisory GHSA-vjc7-jrh9-9j86 (CVE-2026-62328), jadi update ke versi terbaru dulu sebelum OpenClaw produksi kamu bergantung ke 9Router.
Kapan 9Router Justru Gak Perlu Buat OpenClaw
[ANALISIS KOMUNITECH] 9Router paling berguna kalau kamu mau gonta-ganti provider, pakai beberapa akun sekaligus, atau butuh fallback otomatis saat satu model kena limit. Tapi kalau kebutuhan kamu simpel — cuma pakai satu provider resmi (misalnya langsung API key Anthropic atau OpenAI) tanpa rencana ganti-ganti — nambah 9Router di tengah cuma nambah satu lapisan proses yang harus kamu jaga tetap jalan, tanpa manfaat tambahan yang kerasa.
Perlu diingat juga, model gratis lewat Kiro kualitasnya tetap tunduk pada batas yang ditetapkan Kiro sendiri, bukan jaminan performa sama persis dengan model berbayar — dan kuota 50 kredit/bulan itu kecil kalau OpenClaw kamu dipakai buat trafik chat yang ramai tiap hari. Buat kebutuhan produksi dengan volume tinggi, kombinasi provider berbayar langsung di OpenClaw (tanpa 9Router) bisa lebih stabil dan lebih gampang didiagnosis kalau ada error.
Komunitech: dari Connect 9Router ke AI Agent yang Beneran Dipakai
Setelah 9Router nyambung ke OpenClaw, model AI-nya sudah siap, tapi agent kamu belum melayani siapa pun. Langkah berikutnya menyambungkan AI Agent itu ke kanal yang beneran dipakai pelanggan, misalnya WhatsApp. Pola kerjanya dibahas konkret di studi kasus auto-reply WhatsApp dengan OpenClaw — mulai dari setup sampai alur percakapan otomatisnya.
Kalau kamu mau belajar langsung cara menyusun AI Agent berbasis OpenClaw dari nol — bukan cuma connect model gratisnya — detail kurikulumnya ada di Workshop OpenClaw Indonesia dari Komunitech. Jadwal dan materi terbaru selalu bisa dicek langsung di halaman Workshop Komunitech.
Pertanyaan yang Sering Ditanya
Apa itu 9Router, singkatnya?
9Router adalah AI router open-source yang kamu jalankan sendiri (self-hosted), berfungsi sebagai satu endpoint berformat OpenAI yang meneruskan request ke berbagai provider model AI — termasuk provider gratis seperti Kiro. Tool coding dan AI agent cukup diarahkan ke satu endpoint itu, bukan ke tiap provider satu-satu.
Apakah 9Router wajib dipasang sebelum connect ke OpenClaw?
Ya, 9Router harus sudah terinstal dan jalan (baik lewat npm global maupun Docker) sebelum kamu bisa mengisi baseUrl-nya di OpenClaw — endpoint http://127.0.0.1:20128/v1 itu diterbitkan oleh proses 9Router yang sedang aktif, jadi kalau 9Router belum jalan, OpenClaw akan gagal connect ke alamat itu sama sekali.
Apakah OpenClaw bisa connect ke 9Router yang jalan di server lain, bukan di mesin yang sama?
README 9Router hanya menulis satu kalimat soal ini: OpenClaw cuma bisa dipakai dengan 9Router lokal. README tidak menjelaskan alasannya atau cara resmi untuk koneksi lintas server, jadi jalur yang terdokumentasi adalah menaruh OpenClaw dan 9Router di mesin yang sama. Kalau kamu tetap mencoba lewat IP publik, port 20128 harus terbuka ke luar, dan itu berisiko ditemukan orang lain.
Apa yang terjadi kalau kredit gratis Kiro habis di tengah bulan?
Request ke model berawalan kr/ berhenti dijawab sampai jatah bulan berikutnya, dan dari sisi pengguna WhatsApp bot kamu terlihat diam atau membalas error. Ada dua jalan: upgrade ke tier Kiro berbayar (README 9Router mencantumkan Pro $20/bulan untuk 1.000 kredit, per Oktober 2026), atau isi primary di OpenClaw dengan nama combo yang punya model cadangan dari provider lain.
Perlu bayar tambahan ke 9Router buat fitur connect OpenClaw ini?
Tidak. 9Router sendiri gratis dan open-source; biaya yang mungkin muncul datang dari provider model yang kamu pilih (misalnya kalau pakai model berbayar, bukan Kiro gratis). 9Router cuma meneruskan request, bukan menambah biaya di atasnya.
Disclaimer: konfigurasi, batas kuota, dan fitur yang disebut di halaman ini diambil dari README resmi 9Router dan dokumentasi OpenClaw versi 2026.9.6, per 9 Oktober 2026, dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti rilis masing-masing proyek. Cek dokumentasi resmi sebelum menerapkan di setup produksi.
Referensi
- README resmi 9Router — GitHub decolua/9router
- 9Router — dokumentasi Docker resmi
- Dokumentasi OpenClaw — Configuration: custom providers and base URLs
- Dokumentasi OpenClaw — Environment variables
- Dokumentasi OpenClaw — Config hot reload
- GitHub Security Advisory GHSA-vjc7-jrh9-9j86 (CVE-2026-62328)
Artikel telah diupdate pada 09/10/2026 untuk memastikan artikel tetap sesuai kondisi terkini.








Tinggalkan Balasan